Dari kota Yinchuan yang ramai, terbentang lanskap kering menuju Pegunungan Helan, tempat berdirinya jejak peradaban yang hampir terlupakan: Makam Kekaisaran Xixia.
Mengenal Makam Kekaisaran Xixia
Makam Kekaisaran Xixia adalah kompleks pemakaman monumental yang menjadi saksi bisu kejayaan Dinasti Xixia, sebuah kerajaan yang pernah menguasai wilayah barat laut Tiongkok modern dari abad ke-11 hingga ke-13. Terletak di kaki Pegunungan Helan, di Wilayah Otonom Hui Ningxia, situs ini baru saja diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2025, memberikan sorotan baru pada peradaban Tangut yang unik ini. Berbeda dengan kemegahan makam Dinasti Ming atau Qing yang lebih dikenal, Makam Kekaisaran Xixia menampilkan lanskap yang lebih tenang namun tetap megah, didominasi oleh gundukan makam tanah padat dan sisa-sisa bangunan ritual yang memudar dimakan waktu.
Apa yang Membuat Makam Kekaisaran Xixia Spesial

© Man Fong Wong
Keistimewaan Makam Kekaisaran Xixia terletak pada keberadaannya sebagai representasi tunggal dari peradaban Dinasti Xixia yang kuat namun kini hampir hilang dari ingatan sejarah. Situs ini bukan sekadar tumpukan batu atau tanah, melainkan sebuah narasi visual tentang sistem kepercayaan, arsitektur, dan kosmologi masyarakat Tangut. Bentuk gundukan makam yang menyerupai piramida terpotong atau kerucut, serta sisa-sisa struktur kompleks di sekitarnya, menunjukkan orisinalitas desain yang berbeda dari tradisi pemakaman kekaisaran Tiongkok lainnya. Ini adalah jendela langka untuk memahami sebuah dinasti yang pernah menjadi kekuatan regional signifikan, namun terpinggirkan dalam catatan sejarah arus utama Tiongkok.
Referensi tambahan: baca referensi tambahan
Kehidupan Lokal dan Budaya Setempat
Meskipun situs makam itu sendiri adalah peninggalan masa lalu, kehidupan di wilayah Ningxia sekitarnya masih menyimpan jejak budaya yang menarik. Wilayah ini didominasi oleh etnis Hui, yang memiliki budaya Islam khas Tiongkok. Kamu bisa merasakan nuansa ini melalui arsitektur masjid yang unik, seperti Masjid Besar Yinchuan, serta mencicipi hidangan halal yang kaya rasa. Salah satu kuliner khas yang patut dicoba adalah mie lamian, yang dibuat dengan tangan dan memiliki tekstur kenyal yang khas. Selain itu, Ningxia juga terkenal dengan produksi goji berry-nya, yang sering diolah menjadi minuman atau camilan sehat. Kehidupan di sini cenderung lebih tenang, berpusat pada pertanian dan perdagangan lokal, memberikan kontras menarik dengan hiruk pikuk kota-kota besar Tiongkok lainnya.
Cara Menuju Makam Kekaisaran Xixia
Perjalanan menuju Makam Kekaisaran Xixia paling logis dimulai dari Yinchuan, ibu kota Wilayah Otonom Hui Ningxia. Dari Yinchuan, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke situs makam yang terletak di kaki Pegunungan Helan.
Baca juga: Subak Bali
| Opsi | Waktu Tempuh | Biaya Estimasi (CNY) | Cocok untuk |
|---|---|---|---|
| Kereta / Pesawat ke Yinchuan, lalu Taksi ke Makam | Perjalanan domestik Tiongkok (tergantung kota asal) + ~1 jam dari Yinchuan | ¥300 - ¥1000+ (tergantung jarak) + ¥100-¥200 (taksi PP) | Wisatawan yang mengutamakan kenyamanan dan waktu |
| Kereta / Pesawat ke Yinchuan, lalu Mobil Sewa dengan Sopir | Perjalanan domestik Tiongkok + ~1 jam dari Yinchuan | ¥500 - ¥1000+ (tergantung durasi sewa) | Grup atau keluarga yang menginginkan fleksibilitas |
| Kereta / Pesawat ke Yinchuan, lalu Tur Lokal | Perjalanan domestik Tiongkok + sesuai jadwal tur | ¥300 - ¥600 (termasuk transportasi & tiket masuk) | Wisatawan solo atau yang ingin pengalaman terorganisir |
Perlu diingat bahwa transportasi umum langsung ke situs makam sangat terbatas. Menginap di Yinchuan dan mengatur transportasi harian adalah pilihan yang paling umum.
Apa yang Bisa Kamu Lakukan di Sini

© Man Fong Wong
Fokus utama kunjungan ke Makam Kekaisaran Xixia adalah menjelajahi dan memahami peninggalan Dinasti Xixia:
Baca juga: Wooden Churches of Maramureș
- Menjelajahi Gundukan Makam: Saksikan dari dekat struktur gundukan makam tanah padat yang unik, beberapa di antaranya memiliki bentuk seperti piramida terpotong atau stupa. Meskipun tidak bisa dimasuki, ukurannya memberikan gambaran skala kekuasaan dinasti ini.
- Mengunjungi Sisa Bangunan Ritual: Temukan reruntuhan dan fondasi bangunan yang dulunya berfungsi sebagai tempat ritual dan upacara bagi para kaisar Xixia. Perhatikan detail arsitektur yang masih tersisa.
- Mengunjungi Museum Xixia: Museum yang berada di kompleks situs ini menyimpan berbagai artefak penting yang ditemukan di area pemakaman, termasuk prasasti, keramik, dan patung. Ini adalah tempat terbaik untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang budaya dan sejarah Xixia.
- Menikmati Lanskap Pegunungan Helan: Nikmati pemandangan alam Pegunungan Helan yang menjadi latar belakang situs ini. Lanskapnya yang kering dan luas memberikan suasana yang khusyuk dan reflektif.
- Membaca Papan Informasi Edukatif: Manfaatkan papan informasi yang tersedia di berbagai titik situs untuk mempelajari konteks sejarah, fungsi bangunan, dan signifikansi Dinasti Xixia.
Kuliner yang Wajib Dicoba
Meskipun situs makam itu sendiri tidak menawarkan kuliner, Yinchuan sebagai basis kunjungan menyediakan berbagai pilihan menarik, terutama yang berakar pada budaya Hui:
Referensi tambahan: lihat catatan perjalanan lain
- Ningxia Hand-pulled Noodles (Ningxia La Mian): Mie yang ditarik tangan ini memiliki tekstur kenyal dan disajikan dalam berbagai kuah kaldu gurih, seringkali dengan daging sapi atau domba. Ini adalah makanan pokok yang sangat memuaskan.
- Kebab Domba (Yang Rou Chuan): Terinspirasi dari Timur Tengah namun dengan sentuhan Tiongkok, kebab domba yang dibakar di atas arang ini sangat populer. Dagingnya empuk dengan bumbu rempah yang khas.
- Sup Domba (Yang Rou Tang): Hidangan hangat dan menenangkan, sup domba ini dimasak dengan rempah-rempah Tiongkok, menghasilkan rasa yang kaya dan menghangatkan, sangat cocok dinikmati saat cuaca dingin.
- Goji Berry (Ningxia Gou Qi): Terkenal di seluruh dunia, goji berry dari Ningxia memiliki kualitas tinggi. Kamu bisa mencicipinya dalam bentuk teh, jus, atau ditambahkan ke dalam hidangan penutup.
- Roti Kukus Hui (Hui Mian Bao): Roti kukus yang lembut dan sedikit manis ini sering menjadi pendamping hidangan utama atau dimakan begitu saja.
Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Makam Kekaisaran Xixia adalah selama musim semi (April hingga Juni) dan musim gugur (September hingga Oktober). Selama periode ini, cuaca cenderung lebih sejuk dan nyaman untuk menjelajahi area terbuka situs makam. Musim panas (Juli-Agustus) bisa sangat panas dan terik, sementara musim dingin (November-Maret) bisa sangat dingin dengan angin kencang dari Pegunungan Helan.
Referensi tambahan: baca sumber lain
Durasi dan Estimasi Biaya

© Man Fong Wong
Durasi Ideal: 1 hari penuh.
Estimasi Biaya Harian (per orang, di luar tiket pesawat/kereta ke Yinchuan): ¥300 – ¥700
Termasuk: Akomodasi di Yinchuan (kelas menengah), transportasi lokal (taksi/mobil sewa untuk sehari), tiket masuk situs makam dan museum, makan.
Tidak Termasuk: Tiket pesawat/kereta ke Yinchuan, belanja pribadi, oleh-oleh.
Tempat Lain di Sekitarnya
- Pegunungan Helan: Gunung ini tidak hanya menjadi latar belakang situs makam, tetapi juga memiliki situs sejarah lain dan menawarkan pemandangan alam yang indah jika kamu punya waktu lebih untuk menjelajahinya.
- Museum Ningxia: Terletak di Yinchuan, museum ini menyimpan koleksi artefak yang lebih luas dari sejarah Ningxia, termasuk periode Xixia, memberikan konteks yang lebih kaya.
- Taman Nasional Gurun Shapotou: Sekitar 2 jam perjalanan dari Yinchuan, tempat ini menawarkan pengalaman gurun pasir yang ikonik, dengan aktivitas seperti sandboarding dan naik unta.
Apakah Makam Kekaisaran Xixia Worth It?
Ya, Makam Kekaisaran Xixia sangat worth it bagi mereka yang tertarik pada sejarah Tiongkok di luar dinasti-dinasti yang umum dikenal. Situs ini menawarkan wawasan unik tentang peradaban Tangut yang hilang dan lanskapnya yang luas memberikan pengalaman yang tenang dan reflektif. Namun, perlu diingat bahwa situs ini lebih berupa peninggalan arkeologi terbuka, jadi ekspektasi kemegahan arsitektur seperti makam Ming/Qing perlu disesuaikan.