Melangkahlah ke masa lalu Kekhalifahan Córdoba di Medina Azahara, sebuah kota istana megah yang kini menjadi saksi bisu kejayaan peradaban Al-Andalus.
Mengenal Medina Azahara
Medina Azahara, yang diterjemahkan sebagai 'kota berkilauan' atau 'kota bunga', adalah sebuah situs arkeologi di pinggiran Córdoba, Andalusia, Spanyol. Dibangun pada abad ke-10 atas perintah Khalifah Abd ar-Rahman III sebagai ibu kota baru Kekhalifahan Córdoba, kota ini hanya bertahan sekitar 80 tahun sebelum dihancurkan dan terlupakan selama berabad-abad. Ditemukan kembali pada awal abad ke-20 dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2018, Medina Azahara menawarkan jendela langka ke dalam kehidupan, arsitektur, dan tata kota pada puncak kejayaan Islam di Semenanjung Iberia.
Referensi tambahan: baca juga panduan terkait
Apa yang Membuat Medina Azahara Spesial

© Abderrahmane Habibi
Keistimewaan Medina Azahara terletak pada skalanya yang monumental sebagai sebuah kota istana yang dirancang dari nol. Berbeda dengan banyak situs bersejarah yang berkembang secara organik, Medina Azahara adalah sebuah cetak biru ambisius yang mencerminkan kekuasaan dan kemewahan Khalifah. Kompleks ini terbagi menjadi tiga teras utama: tingkat atas untuk istana khalifah yang terpencil, tingkat tengah untuk administrasi dan pejabat, serta tingkat bawah untuk pasar dan permukiman. Lanskap arkeologinya, meskipun dalam reruntuhan, masih memancarkan aura kebesaran masa