Matera, Italia: Menyelami Keajaiban Sassi dan Gereja Rupestrian di Basilicata
DestinasiItaliaItalia

Matera, Italia: Menyelami Keajaiban Sassi dan Gereja Rupestrian di Basilicata

Panduan lengkap untuk menjelajahi kota gua UNESCO yang memukau, lengkap kelebihan dan keterbatasannya.

🗓 15 May 20264 menit baca📍 Basilicata, Italia Selatan
DestinasiItaliaMateraUNESCOSassiItalyBasilicataTravelHidden Gems
📋 Ringkasan cepat
🌏
Negara
ItaliaItalia
📍
Lokasi
Basilicata, Italia Selatan
🗓
Waktu terbaik
Apr–Jun, Sep–Okt
Durasi
2 hari
💰
Budget
€45–€90
🚆
Transport
Kereta/bus dari Bari 1.5–2 jam
⏱ Waktu baca: 4 menit✈ Destinasi · Italia

Dari stasiun kereta Bari, jelajahi lorong-lorong batu kuno Matera yang menyimpan jejak ribuan tahun peradaban.

Mengenal Matera

Matera terletak di wilayah Basilicata, Italia selatan, dan terkenal dengan kompleks pemukiman batu yang disebut Sassi. Sassi terbagi menjadi dua zona utama: Sasso Caveoso yang lebih kasar dan Sasso Barisano yang lebih teratur, keduanya terbentuk dari batu kapur yang diukir selama ribuan tahun. Kota ini menjadi saksi hidup evolusi manusia dari era prasejarah hingga zaman modern, dengan rumah-rumah gua yang masih dihuni, gereja-gereja rupestrian, serta pemandangan bukit Murgia yang mengelilinginya.

Apa yang Membuat Matera Spesial

© Mike van Schoonderwalt

Keunikan Matera terletak pada cara ia menyatukan sejarah arkeologis dengan kehidupan kontemporer. Sassi bukan sekadar reruntuhan, melainkan lingkungan yang terus beradaptasi: rumah gua yang lama direnovasi menjadi hotel butik, restoran, dan galeri seni. Selain itu, keberadaan lebih dari 150 gereja rupestrian di lereng Murgia menambah dimensi spiritual yang jarang ditemui di kota lain. Matera juga pernah menjadi European Capital of Culture pada 2019, yang memperkuat reputasinya sebagai pusat kreativitas dan inovasi budaya.

Kehidupan Lokal dan Budaya Setempat

Penduduk Matera, yang disebut Materani, masih menjunjung tradisi agrikultur dan kerajinan batu. Di pasar pagi, Anda dapat menemukan “caciocavallo” – keju keras yang diproduksi secara tradisional, serta “pane di Matera”, roti gandum hitam dengan rasa sedikit asam akibat fermentasi alami. Festival tahunan “Festa della Bruna” menampilkan prosesi religius yang berakhir dengan kembang api di atas Sassi, memperlihatkan perpaduan antara kepercayaan Katolik dan warisan pagan. Pada malam hari, warga sering berkumpul di “passeggiata” — jalan setapak di atas bukit Murgia — untuk menikmati musik folk daerah sambil menatap cahaya kota yang berkelap‑kelip.

Cara Menuju Matera

OpsiWaktu TempuhBiayaCocok untuk
Kereta Bari‑Matera (via Treno Regionale)1 jam 45 menit€10–€15Petualang yang suka naik kereta cepat
Bus Bari‑Matera (operasi Ferrovie Appulo‑Laziali)2 jam€8–€12Budget traveler
Mobil sewaan dari Bari1 jam 30 menit€40–€70 per hari + bahan bakarKeluarga atau grup yang butuh kebebasan menjelajah
Kereta + Bus (Kereta ke Altamura, lalu bus)2 jam 20 menit€12–€18Penumpang yang ingin kombinasi rute

Apa yang Bisa Kamu Lakukan di Sini

© Daniele Falamesca

Sassi di Matera menawarkan tur berjalan kaki melalui lorong‑lorong batu, dengan pemandu yang menjelaskan cara pembuatan rumah gua, teknik ventilasi alami, dan kisah‑kisah penduduk masa lalu.

Gereja Rupestrian di Murgia seperti Chiesa di San Pietro Barisano menampilkan fresco abad ke‑10 yang masih terjaga warnanya, serta altar batu yang dipahat langsung dari dinding bukit.

Belvedere Murgia Timone menjadi spot sunrise terbaik; naik ke atas bukit sebelum fajar untuk menyaksikan cahaya pertama menyinari panorama Sassi dan lembah di bawahnya.

Casa Grotta di Rivellino memperlihatkan interior rumah gua yang masih dipertahankan, lengkap dengan perabot tradisional, sehingga pengunjung dapat merasakan kehidupan sehari‑hari masa lampau.

Matera Fotografi Walk cocok bagi pecinta foto; rute ini mengarahkan ke sudut‑sudut tersembunyi dengan pencahayaan dramatis, ideal untuk Instagram.

Kuliner yang Wajib Dicoba

Orecchiette alle Cime di Rapa – pasta khas dauratan yang disajikan dengan sayuran rapini, minyak zaitun lokal, dan taburan pecorino. Di restoran “L'Abbondanza”, cara memakannya adalah dengan mencelupkan tiap orecchiette ke dalam saus sebelum menikmatinya.

Fave e Cicoria – sup kacang fava dengan chicory pahit, dimasak perlahan hingga lembut, biasanya disajikan dengan sejumput minyak truffle.

Taralli di Matera – kue kering berasa wijen yang dipanggang di oven batu, cocok sebagai camilan saat berjalan di Sassi.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung

April hingga Juni menawarkan suhu sejuk (15‑25°C) dan bunga liar di lereng Murgia, ideal untuk trekking dan fotografi.

September hingga Oktober memberikan cuaca masih hangat namun tidak terlalu terik, serta kerumunan wisatawan yang mulai berkurang.

Jika Anda mengunjungi pada bulan Juli‑Agustus, bersiaplah dengan topi, sunscreen, dan hidrasi ekstra karena suhu bisa melampaui 30°C.

Durasi dan Estimasi Biaya

© Hannes Scharl

Ideal: 2 hari penuh.

Biaya harian: €45–€90 (akomodasi budget hingga boutique, makan, transport lokal).

Termasuk: tiket masuk situs Sassi, museum, dan satu tur berpemandu.

Tempat Lain di Sekitarnya

Altamura — kota bersejarah dengan katedral Romawi dan roti “Pane di Altamura” yang terkenal, hanya 30 menit berkendara.

Parco Nazionale del Pollino — taman nasional terbesar di Italia, menawarkan jalur hiking di antara pegunungan dan gua‑gua alam, cocok untuk satu hari trekking.

Tricarico — desa kecil dengan kastil abad pertengahan dan festival musik tradisional selama musim panas.

⚑ Kesimpulan Borders Within

Apakah Matera Worth It?

Ya, Matera layak dikunjungi bagi traveler yang menghargai sejarah batu dan budaya autentik. Keterbatasannya terletak pada akses transport yang masih terbatas di luar musim puncak, serta beberapa area Sassi yang masih dalam restorasi. Pastikan membawa sepatu nyaman dan bersiap untuk menapaki jalur berbatu yang kadang licin.